"Ingenhousz"
LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI
“
INGENHOUSZ “
Disusun Oleh :
Adam Chesar Gunawan (01)
Ahmad Rivandi Jatmiko (02)
Aldiaz Taruna Galasokta (06)
M. H. Evan Tofianto (22)
Muhammad Royhan
Darmawan (26)
XII MIPA 1
PEMERINTAH
PROPINSI JAWA TIMUR
DINAS
PENDIDIKAN
SMA
NEGERI 3 LUMAJANG
Jalan
Jend. Panjaitan No.79 Telp./Fax (0334) 881057 Lumajang 67312
Email:admin@sman3lumajang.sch.id
Website:http://sman3lumajang.sch.id
2017
A.
TUJUAN :
·
Untuk
membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen
·
Untuk
mengetahui pengaruh suhu, intensitas cahaya dan NaHCO3 terhadap
kecepatan proses fotosintesis
B.
DASAR TEORI
Setiap makhuk hidup memiliki beberapa ciri atau sifat dasar.
Salah satu yang utama adalah makhluk hidup perlu makanan dan mengeluarkan zat sisa.
Apabila kita cermati, sifat dasar tersebut mengarahkan kita kepada suatu
mekanisme yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup yang disebut dengan
metabolisme.
Metabolisme yang terjadi pada setiap jenis makhluk hidup tentunya tidak sama. Bergantung komponen penyusun makhluk hidup tersebut dari tingkat seluler hingga organisme. Dalam proses metabolisme terjadi berbagai reaksi kimia baik untuk menyusun maupun menguraikan senyawa tertentu. Proses penyusunan tersebut disebut anabolisme, sedang proses penguraiannya disebut katabolisme.
Salah satu contoh proses metabolisme (anabolisme) yang sering kita dengar adalah proses fotosintesis. Proses tersebut terjadi pada tumbuhan berklorofil, tepatnya pada jaringan tiang / palisade dan bunga karang pada mesofil daun. Pada sel palisade atau bunga karang, proses ini terjadi di dalam sebuah organel yaitu kloroplas. Seperti yang telah diketahui, proses ini hanya dapat terjadi pada saat ada cahaya. Cahaya itu dapat berupa cahaya matahari maupun cahaya lampu, yang penting dalam cahaya tersebut terdapat sinar putih yang merupakan spektrum cahaya dari cahaya mejikuhibiniu (merah-jingga-kuning-hijau-biru-nila-ungu).
Pada proses fotosintesis ini akan dihasilkan dua senyawa yaitu glukosa dan oksigen.
klorofil CO2 + H2O C6H12O6 + O2 + H2O
Untuk mengetahui kandungan glukosa sebenarnya dapat diketahui dengan percobaan Sact sedang untuk mengetahui kandungan oksigen dapat diketahui dengan menggunakan lidi yang membara seperti pada percobaan Ingenhouz. Akan tetapi pada kesempatan ini, yang akan dilihat bukanlah kandungannya, akan tetapi kecepatan proses tersebut bila diberi perlakuan yang berbeda – beda terkait suhu, intensitas cahaya, dan NaHCO3. Percobaan kami kali ini merupakan percobaan Ingenhousz.
C. ALAT dan BAHAN
Alat :
·
Gelas Kimia (4 buah)
·
Tabung Reaksi (4 buah)
·
Corong (4 buah)
·
Kawat Penyangga (12 buah)
Bahan
:
·
Baskom besar berisi air
·
Es batu secukupnya
·
NaHCO3
·
Hydrilla
D.CARA
KERJA
1. Menyiapkan
alat dan bahan yang diperlukan
2. Memasukkan
seikat tanaman hydrilla ke dalam corong dan diusahakan tanaman hydrilla tidak
keluar dari corong
3. Menutup
bagian tabung corong dengan tabung reaksi
4. Memasukkan
tiga kawat penyangga kedalam gelas kimia untuk menjaga keseimbangan dari corong
yang telah diisi dengan hydrilla
5. Memasukkan
gelas mimia ke dalam baskom besar yang berisi air, diikuti dengan memasukkan
corong yang dalamnya berisi tanaman hydrilla ke dalam gelas kimia tersebut.
Selanjutnya, tutup bagian tabung corong dengan tabung reaksi, diusahakan tidak
terbentuk ruang udara
6. Mengulangi
langkah ke 2 sampai ke 5 untuk corong berikutnya
7. Meletakkan
gelas kimia yang pertama, kedua, dan ketiga di tempat yang terbuka / di tempat
yang terkena sinar matahari
8. Meletakkan
gelas kimia yang keempat di tempat yang tertutup / di tempat yang tidak terkena
sinar matahari
9. Menambahkan
bongkahan es batu ke dalam gelas kimia kedua
10. Menuangkan
bubuk NaHCO3 ke dalam gelas kimia ketiga
11. Mengamati
keempat gelas kimia hingga muncul gelembung – gelembung udara yang tampak pada
tabung reaksi
12. Mencatat
banyaknya gelembung – gelembung yang muncul
13. Memasukkan
hasil pengamatan ke dalam tabel
E. HASIL
PENGAMATAN
|
No.
|
Perlakuan
setiap tabung reaksi
|
Banyak
gelembung
|
|
1.
|
Pertama :
Air + Tempat terbuka
|
Sedang
|
|
2.
|
Kedua :
Air + Es batu + Tempat terbuka
|
Sedikit
|
|
3.
|
Ketiga : Air + NaHCO3 + Tempat terbuka
|
Banyak
|
|
4.
|
Keempat : Air + Tempat tertutup
|
Tidak ada
|
F. KESIMPULAN
·
Terbukti bahwa dalam proses
fotosintesis menghasilkan gas oksigen.
·
Faktor suhu yang rendah akan
memperlambat terjadinya proses fotosintesis
·
Faktor intensitas cahaya yang
optimal akan membuat proses fotosintesis menjadi cepat
·
Yang mempengaruhi proses
fotosintesis adalah : Suhu, Intensitas cahaya, dan kadar CO2 yang
tersedia
Semoga Membantu :v
Komentar
Posting Komentar